Hampir semua pembaca mungkin sudah mengenal jerawat, malah mungkin
pernah atau sedang mengalaminya. Sebetulnya, apa pengertian jerawat bila
ditinjau dari sisi ilmiahnya? Apa sebabnya kita jerawatan? Akan kita
bahas disini alasannya.
Jerawat, arti dasarnya adalah kelainan pada unit pilosebaceous, atau biasa disebut kantung rambut atau pori-pori. Jerawat termasuk kelainan kulit yang paling banyak terjadi dihampir semua negara, tidak memandang ras atau status sosial. Jerawat vulgaris, biasanya cukup dikenal dengan nama jerawat saja, diklasifikasikan sebagai penyakit radang kronis pada kulit yang umum terjadi. Secara ilmiah hal ini diduga disebabkan oleh interaksi dari empat faktor, yakni:
Untuk mengetahui jerawat yang disebabkan oleh hormon, anda bisa membaca ciri-cirinya dibawah ini:
Cara menghilangkan Bekas Jerawat secara alami:
Bekas luka dari jerawat bisa terlihat seperti hukuman ganda. Pertama anda harus menderita selama berjerawat, dan sekarang Anda memiliki bekas, flek, bopeng, atau tanda untuk “mengingatkannya”. Adakah sesuatu yang dapat anda lakukan?
Noda, flek, atau bekas jerawat dalam istilah medis dikenal dengan cicatrix, yang merupakan tanda yang tersisa pada kulit setelah disembuhkannya jerawat, luka bakar, atau sayatan bedah dimana jaringan fungsional normal kulit hilang atau digantikan oleh jaringan ikat (hyperthropic atau parut keloid). Noda bekas jerawat paling serius disebabkan oleh jerawat yang parah, dan cara terbaik untuk mencegahnya adalah mendapatkan perawatan dengan segera setelah jerawat muncul. Jika anda memiliki nodula, segeralah temui dokter atau dokter kulit. Mencegah lebih baik daripada mengobati. :)
Meski banyak orang yang sembuh dari jerawat tanpa menimbulkan efek permanen, namun beberapa orang lainnya mengalami parut bekas jerawat baik ringan atau parah. Saat ini memang tersedia banyak produk dan obat lokal yang dapat memperbaiki bekas jerawat ringan, tetapi sebagian besar bekas jerawat yang parah perlu diobati dengan kombinasi proesedur bedah dan perbaikan permukaan kulit. Jerawat ringan biasanya tidak meninggalkan bekas yang tahan lama. Dan ketika bekas jerawat diobati lebih dini, hal ini meningkatkan kemungkinan kulit pulih sepenuhnya tanpa cacat yang signifikan. Oleh karena itu, sangat penting untuk mengobati bekas jerawat sesegera mungkin.
Jerawat, arti dasarnya adalah kelainan pada unit pilosebaceous, atau biasa disebut kantung rambut atau pori-pori. Jerawat termasuk kelainan kulit yang paling banyak terjadi dihampir semua negara, tidak memandang ras atau status sosial. Jerawat vulgaris, biasanya cukup dikenal dengan nama jerawat saja, diklasifikasikan sebagai penyakit radang kronis pada kulit yang umum terjadi. Secara ilmiah hal ini diduga disebabkan oleh interaksi dari empat faktor, yakni:
- Meningkatnya produksi sebum, antara lain akibat pengaruh hormon androgen yang menyebabkan pembesaran kelenjar sebaseous.
- Keratinisasi yang abnormal berupa hiperkretanisasi dan hiperprofiliferasi dari sel-sel pada daerah infra infindibulum, yang mengakibatkan terjadinya penyumbatan saluran pilosebasea oleh keratin dan sebum yang mengeras.
- Porofiliferasi (Perkembangbiakan) bakteri P.Acnes. Kolonisasi mikrobial menyebabkan meningkatnya lipolisis dan menginduksi kemotaktik faktor yang menarik neutrofil dan memegang peranan pada pross peragangan.
- Peradangan/inflamasi.
Untuk mengetahui jerawat yang disebabkan oleh hormon, anda bisa membaca ciri-cirinya dibawah ini:
- Jerawat jenis ini biasanya muncul pada saat pubertas atau saat memasuki masa remaja, sekitar umur 13-17 tahunan.
- Khususnya bagi kaum perempuan, jerawat ini akan keluar menjelang haid, masa-masa kehamilan dan ketika masa menopause tiba.
- Jerawat ini tidak mempan dengan obat-obatan anti jerawat biasa. Makanya jangan heran, terkadang seseorang yang menderita jerawat jenis ini sering kesal karena setelah diobati dengan berbagai jenis obat jerawat tapi tidak sembuh-sembuh.
Cara menghilangkan Bekas Jerawat secara alami:
Bekas luka dari jerawat bisa terlihat seperti hukuman ganda. Pertama anda harus menderita selama berjerawat, dan sekarang Anda memiliki bekas, flek, bopeng, atau tanda untuk “mengingatkannya”. Adakah sesuatu yang dapat anda lakukan?
Noda, flek, atau bekas jerawat dalam istilah medis dikenal dengan cicatrix, yang merupakan tanda yang tersisa pada kulit setelah disembuhkannya jerawat, luka bakar, atau sayatan bedah dimana jaringan fungsional normal kulit hilang atau digantikan oleh jaringan ikat (hyperthropic atau parut keloid). Noda bekas jerawat paling serius disebabkan oleh jerawat yang parah, dan cara terbaik untuk mencegahnya adalah mendapatkan perawatan dengan segera setelah jerawat muncul. Jika anda memiliki nodula, segeralah temui dokter atau dokter kulit. Mencegah lebih baik daripada mengobati. :)
Meski banyak orang yang sembuh dari jerawat tanpa menimbulkan efek permanen, namun beberapa orang lainnya mengalami parut bekas jerawat baik ringan atau parah. Saat ini memang tersedia banyak produk dan obat lokal yang dapat memperbaiki bekas jerawat ringan, tetapi sebagian besar bekas jerawat yang parah perlu diobati dengan kombinasi proesedur bedah dan perbaikan permukaan kulit. Jerawat ringan biasanya tidak meninggalkan bekas yang tahan lama. Dan ketika bekas jerawat diobati lebih dini, hal ini meningkatkan kemungkinan kulit pulih sepenuhnya tanpa cacat yang signifikan. Oleh karena itu, sangat penting untuk mengobati bekas jerawat sesegera mungkin.

0 komentar:
Posting Komentar